speaking and komunikasi

Perbedaan Public Speaking dan Komunikasi

Perbedaan Public Speaking dan Komunikasi - Komunikasi didefinisikan sebagai pertukaran informasi, baik melalui petunjuk verbal maupun non-verbal. Contoh komunikasi adalah berbicara, menulis surat, atau presentasi. Kita semua sangat familiar dengan apa itu komunikasi karena kita menggunakannya setiap hari.

Namun, ada satu jenis komunikasi yang mungkin tidak begitu menyenangkan bagi sebagian orang, bahkan bisa menakutkan bagi mereka yaitu public speaking. Dari pernyataan ini, kita pada dasarnya menyatakan bahwa public speaking adalah bentuk komunikasi karena didalamnya ada aspek-aspek yang umum dalam komunikasi.

Untuk permulaan, keduanya melibatkan orang. Mungkin jumlahnya berbeda, tetapi setidaknya mencoba untuk menyampaikan sesuatu kepada seseorang adalah tujuan dari keduanya. Kedua, keduanya membangun koneksi.

Melalui komunikasi, baik secara pribadi atau tidak, pengaruh langsung atau tidak langsungnya adalah membentuk hubungan atau berarti untuk memulai semacam ikatan. Ketiga adalah umpan balik.

Kedua bentuk percakapan ini akan memicu umpan balik verbal atau nonverbal kepada pihak yang berlawanan. Untuk lebih mengerti apa yang membedakan dari public speaking dan komunikasi, simak hal-hal berikut.

“The art of communication is the language of leadership.”

James Humes

Perbedaan Antara Public Speaking dan Komunikasi

  1. 1. Jumlah Orang

    speaking dan komunikasi

    speaking dan komunikasi

    Dalam public speaking, pembicara biasanya berkomunikasi dengan sekelompok orang yang lebih besar. Bisa jadi puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan orang. Ini memerlukan kemampuan untuk mengelola dan merespon dinamika kelompok yang lebih besar, yang bisa menjadi tantangan tersendiri.

    Sebaliknya, komunikasi umum seringkali melibatkan interaksi antara dua individu atau sekelompok kecil orang. Dalam situasi tersebut, setiap individu memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam percakapan.

  1. 2. Panjang Percakapan

    Public speaking biasanya melibatkan pembicara yang menyampaikan informasi atau argumen dalam jangka waktu yang lebih lama. Hal ini bisa mencakup presentasi panjang atau pidato. Di sisi lain, komunikasi biasanya memiliki lebih pendek dan melibatkan dialog atau percakapan yang berlangsung bolak-balik antara para peserta.

  1. 3. Mode Komunikasi

    speaking dan komunikasi

    speaking dan komunikasi

    Public speaking biasanya dilakukan secara langsung dan memerlukan pembicara untuk hadir secara fisik di depan penonton. Dalam konteks ini, pembicara harus mengelola berbagai aspek komunikasi non-verbal seperti bahasa tubuh dan intonasi suara. Di sisi lain, komunikasi umum bisa dilakukan melalui berbagai cara, termasuk komunikasi tatap muka, telepon, atau melalui teks digital.

  1. 4. Tingkat Penerimaan Pesan

    speaking dan komunikasi

    speaking dan komunikasi

    Dalam public speaking, tingkat reseptivitas atau penerimaan pesan mungkin sedikit lebih rendah karena adanya jumlah penonton yang lebih banyak. Masing-masing individu dalam penonton mungkin memiliki tingkat perhatian atau pemahaman yang berbeda.

    Komunikasi umum biasanya melibatkan jumlah peserta yang lebih sedikit, yang dapat memfasilitasi tingkat reseptivitas yang lebih tinggi dan interaksi yang lebih baik.

  1. 5. Cara Penyampaian

    Public speaking biasanya memerlukan cara penyampaian yang lebih formal. Ini melibatkan penggunaan bahasa dan gaya yang lebih terstruktur dan sering kali memerlukan persiapan dan latihan sebelumnya. Sementara itu, komunikasi umum bisa berlangsung dalam konteks formal atau informal, dan biasanya lebih spontan dan fleksibel.

  1. 6. Praktik

    Mengingat tantangannya, public speaking memerlukan latihan yang lebih ekstensif. Pembicara perlu menguasai berbagai keterampilan, termasuk pengaturan isi pesan, penggunaan bahasa, manajemen waktu, dan kontrol atas kecemasan berbicara di depan umum. Di sisi lain, komunikasi umum adalah sesuatu yang kita lakukan setiap hari dan tidak memerlukan latihan yang formal atau intensif.

Apa yang Membuat Public Speaking Begitu Sulit?

  1. 1. Efikasi Diri

    Dalam konteks public speaking, efikasi diri berkaitan dengan sejauh mana individu percaya mereka dapat berbicara secara efektif di depan publik. Kepercayaan diri ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengalaman sebelumnya, persiapan, dan umpan balik dari orang lain.

    Orang dengan efikasi diri yang tinggi biasanya lebih percaya diri dan efektif dalam public speaking dibandingkan mereka yang efikasi dirinya rendah.

  1. 2. Penilaian dari Orang Lain

    speaking dan komunikasi

    speaking dan komunikasi

    Ketakutan akan penilaian dari orang lain sering menjadi halangan bagi banyak orang dalam public speaking. Mereka mungkin khawatir tentang bagaimana penampilan mereka, cara mereka berbicara, atau bagaimana pesan mereka akan diterima oleh penonton.

    Mengelola ketakutan ini sering memerlukan pemahaman bahwa penilaian orang lain tidak selalu mencerminkan kualitas pembicaraan yang sedang dibawakan.

  1. 3. Memahami Konten dari pada Menghafal

    Salah satu kesalahan umum yang dilakukan oleh public speaker adalah berfokus pada menghafal naskah daripada benar-benar memahami konten mereka.

    Ketika pembicara memahami kontennya, mereka mampu berbicara dengan lebih percaya diri dan autentik. Selain itu, pemahaman konten memungkinkan mereka untuk beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga, seperti pertanyaan dari penonton.

    "The best way to sound like you know what you're talking about is to know what you're talking about"

    Harvey Mackay

  1. 4. Prasangka Buruk pada Public Speaking

    Banyak orang memiliki ketakutan yang sudah ada sebelumnya atau prasangka tentang public speaking. Mereka mungkin merasa bahwa mereka tidak cukup baik, atau bahwa mereka akan membuat kesalahan.

    Untuk mengatasi hal ini, individu dapat berlatih public speaking dalam lingkungan yang aman dan mendukung, dan mencari umpan balik konstruktif untuk memperbaiki keterampilan mereka.

  1. 5. Kurangnya Manajemen yang Tepat

    speaking dan komunikasi

    speaking dan komunikasi

    Manajemen yang tepat sangat penting dalam public speaking. Ini melibatkan manajemen waktu, manajemen stres, dan manajemen konten. Pembicara yang tidak mampu mengelola aspek-aspek ini dengan baik mungkin merasa kewalahan dan tidak efektif dalam penyampaian pesan mereka.

    Dengan latihan dan persiapan yang tepat, pembicara dapat mengembangkan keterampilan manajemen ini dan menjadi pembicara publik yang lebih efektif.

Public speaking adalah bentuk komunikasi yang unik dengan tantangan dan keterampilan yang khas. Meskipun memiliki kesamaan dengan komunikasi umum, perbedaan-perbedaannya membuatnya menjadi disiplin yang membutuhkan latihan dan pemahaman yang khusus.

Dengan belajar dan praktik, setiap orang dapat meningkatkan kemampuan public speaking mereka dan mengatasi rasa takut atau tantangan yang mungkin mereka hadapi. Ketika kita bisa menghargai dan memahami perbedaan ini, kita bisa menjadi komunikator dan pembicara publik yang lebih efektif.

Setelah mengetahui aspek yang membedakan public speaking dan komunikasi, harapannya setelah ini pembaca dapat memahami dan menerapkan public speaking serta komunikasi pada waktu dan tempat yang tepat.

Ingin Melatih Public Speaking Kamu?

Join Our Classes, Mentoring Langsung Bersama Mentor Dialogika, Konsultasikan Kebutuhan Anda Sekarang

User User User

Aida

Habibah Nureniati


Help others if you can't help yourself

Maya

Maya Alif Bunga Marshanda


Life must go on. Get out of comfort zone and do what you've been worried about all this time

Ardian

Cipto Ardiantoro


Loving someone is easy and fun is that person is the right

Pay Us By Leaving

Your Rating

Support semangat penulis dengan memberikan komentar dan masukan plus komentarmu akan kami masukkan ke website ini dalam bentuk anonimus