'
mengatasi fobia tanpa stress

Original Content: Mengatasi Fobia Tanpa Stress, Ciptakan Ketenangan dalam Hidup - Neurofeedback

Mengatasi fobia tanpa stress - Halo Sobat Dialogika! Apakah kamu tau apa itu fobia? Atau malah kamu mengidap atau memiliki fobia terhadap sesuatu?

Menurut Wikipedia, fobia merupakan kondisi keterbatasan karena dorongan kecemasan dan ketakutan akan sesuatu. Fobia kemungkinan dapat mengganggu seseorang karena dia membatasi diri terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan fobia tersebut.

  • Key Takeaways
  • Pendekatan bertahap
  • Teknik relaksasi
  • Berfikir positif

Jenis-jenis fobia bervariasi berdasarkan tingkat keparahannya. Terkadang perasaan takut ini sulit dimengerti oleh mengidapnya.

Untuk menyembuhkan fobia dapat dilakukan dengan terapi yang dapat mendorong seseorang agar tidak memikirkan apa yang menjadi ketakutannya. Dengan cara ini seseorang dapat melepaskan ketakutan mereka tanpa rasa stress.

Terapi yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan fobia adalah “exposure therapy”. Cara kerja terapi ini yaitu dengan menunjukkan seseorang yang mengidap fobia dengan apa yang ia takutkan, tetapi dengan berada di tempat yang aman.

"Tidak ada sesuatu pun dalam hidup yang perlu ditakuti, hanya untuk dipahami. Sekarang adalah waktu untuk lebih memahami sehingga kita tidak perlu takut."

Dalam suatu penelitian oleh Hakwan Lau dari Universitas California, Los Angeles, mengidentifikasi seseorang yang pengidap fobia dengan menggunakan perangkat lunak bernama fMRI brain scanners.

Perangkat lunak ini dapat mengidentifikasi sesuatu yang dipikirkan seseorang secara tidak sadar. Cara kerjanya yaitu dengan memfokuskan aktivitas visualisasi yang ditangkap oleh mata.

Cara Mengatasi Fobia

Beberapa cara ini dapat kamu terapkan untuk mengatasi fobiamu secara mandiri dan juga sebagai terapi penyembuhan.

1. Hadapi Fobia secara Bertahap

Langkah utama untuk mengatasi fobia adalah dengan menghadapinya secara langsung dan bertahap.

Proses ini disebut paparan, di mana kamu akan secara bertahap terbiasa dengan apa yang menjadi ketakutanmu dan belajar mengelola rasa cemas tersebut.

Misalnya, jika kamu fobia dengan kucing, maka pertama-tama kamu dapat memulai dengan bersikap biasa saja saat ada kucing yang mendekatimu, lalu secara bertahap kamu dapat memberanikan diri untuk mengelus-elus bulunya.

Buat daftar rangkaian aktivitas yang terkait dengan fobia Anda dan mulailah dengan yang paling mudah, seperti mendengar sebutan atau melihat gambar terkait fobia.

2. Penggunaan Teknik Relaksasi

Menghadapi fobia sering kali menimbulkan gejala fisik seperti detak jantung yang cepat dan napas yang tidak teratur.

Untuk mengatasi ini, praktikkan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam . Caranya dengan posisi duduk atau berdiri yang nyaman, mengambil napas dalam dari hidung, menahannya sebentar, dan kemudian menghembuskannya perlahan melalui mulut.

Latihan ini dilakukan selama lima menit dua kali sehari dan bisa digunakan saat kamu menghadapi fobiamu.

3. Mengubah Pikiran Negatif

Fobia sering kali dipicu oleh pikiran negatif yang berlebihan dan kecemasan yang menyerang secara tiba-tiba.

Hadapi pikiran tersebut dengan mengevaluasi kembali kebenarannya dan menggantinya dengan pandangan yang lebih positif.

Cara ini dapat membantu dalam mengurangi rasa takut dan kecemasan. Bila perlu, cari bantuan ahli dari seorang psikolog atau psikiater untuk mendukung proses mengatasi fobiamu.

Penutup

Dalam mengatasi fobia diperlukan proses dan kesabaran yang baik karena fobia yang kamu alami berkaitan dengan pikiran emosionalmu.

Fobia yang kamu alami dapat kamu atasi secara bertahap dimulai dengan langkah kecil yang dapat membiasakan dirimu terhadap hal yang kamu takutkan. Kemudian langkah selanjutnya dapat kamu tingkatkan dengan menambah lagi level aktivitasmu untuk menaklukkan fobia.

Teknik relaksasi juga dapat kamu terapkan untuk mengatasi fobia. Teknik ini juga sering digunakan untuk mengatasi kecemasan yang berlebih dari dirimu.

Fobia dapat muncul karena adanya pikiran negatif yang terlintas dalam otak kamu. Kamu harus berani menantang pikiran negatif itu dan mengubahnya menjadi perspektif yang lebih positif.

Jangan biarkan ketakutan menguasai dirimu, taklukkan ketakutanmu dan ciptakan ketenangan dalam hidupmu. Semangat!

XXXKEYWORD

Fisalma Fadhia

People who managed to take advantage of the mistakes that she did, and will try again to perform in a different way.

XXXKEYWORD

Radhityo

Carpe diem, quam minimum credula postero - Seize the day, put very little trust in the future.

Writer Notes

XXXKEYWORD
Fisalma Fadhia Notes

Dalam mengatasi fobia, pelatihan neurofeedback dapat diterapkan. Dengan neurofeedback mendorong kamu untuk lebih memikirkan hal yang menakutkan, namun tanpa disadari. Hal ini dapat membiasakan dan melatih dirimu untuk menghadapi fobia sehingga diharapkan dapat menghilangkan rasa takut secara perlahan

Asking About Us

Jika kamu penasaran mengenai program, kelas, in house, hingga internship dan career di Dialogika silahkan masukkan pertanyaan dibawah ini