Toxic Positivity: Hati-Hati Bisa Bikin Kamu Jadi Mati Rasa!

Toxic Positivity: Hati-Hati Bisa Bikin Kamu Jadi Mati Rasa!

Toxic positivity adalah istilah yang sering muncul akibat dari perasaan seseorang yang sering denial terhadap emosi yang seharusnya ia keluarkan namun malah disembunyikan, ditolak, atau bahkan dikubur dalam-dalam.

Seringkali kita tidak sadar kalau kita sedang mengalami toxic positivity.

Faktor-faktor yang mempengaruhi toxic positivity antara lain, buruknya kualitas lingkungan sekolah, tempat kerja, atau tempat tinggal, riwayat penyakit, dan pola asuh orang tua.

Toxic positivity sangat berkaitan dengan kesehatan mental. Lebih tepatnya toxic positivity akan memberikan efek negatif terhadap kesehatan mental.

Toxic Positivity: Hati-Hati Bisa Bikin Kamu Jadi Mati Rasa!

Berikut dampak negatif dari toxic positivity:

  • Kesulitan untuk mengatasi perasaan buruk yang mereka alami
  • Mengakibatkan kecemasan
  • Seringkali merasa murung
  • Mengakibatkan menurunnya kemampuan berpikir
  • Sulit untuk fokus
  • Sulit berkembang
  • Sulit bersosialisasi dengan lingkungan sekitar
  • Merasa selalu tertekan di berbagai kesempatan.

Kita banyak melihat gembar-gembor “positive vibes” di media sosial. Tentu hal ini baik dilakukan, terutama untuk para Gen Z saat ini.

Selain menjadi penyemangat, positive vibes juga bisa menular dari satu orang ke orang lainnya.

Toxic Positivity: Hati-Hati Bisa Bikin Kamu Jadi Mati Rasa!

Kita bisa merasa bahagia kalau orang-orang disekitar kita juga bahagia. Tapi, apakah kamu pernah mengalami situasi di mana seolah-olah selalu dipaksa untuk “positive vibes” di setiap waktu, padahal sedang tidak baik-baik saja?

Positive vibes yang berlebihan juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan, loh!

Saat kamu tidak dalam kondisi yang baik, keluarkan saja emosi yang kamu rasakan itu. Tentunya akan lebih menyehatkan mental dan tubuhmu sendiri.

Jangan sampai stres-mu meningkat karena sering melakukan Toxic Positivity, ya!

Toxic Positivity: Hati-Hati Bisa Bikin Kamu Jadi Mati Rasa!

Mengelola emosi yang ada dalam diri kita juga sangat diperlukan. Belajar untuk bisa membedakan mana positive vibes atau toxic positivity, agar tidak tubuhmu bisa merespon berbagai emosi.

Emosi manusia itu beraneka ragam, mulai dari yang positif hingga yang negatif. Sebenarnya, tidak masalah jika kamu sedang tidak baik-baik saja, terimalah hal itu.

Join Sekarang!


Dapatkan pembelajaran Kelas Public Speaking Online dan bimbingan dari mentor selama 1 bulan dan Bergaransi

Daftar Sekarang
Kelas Public Speaking Online Kelas Public Speaking Online

Jika keadaan mulai membaik, kamu bisa memulai perlahan mengeluarkan positive vibes terbaikmu.

Just Embrace Yourself! ❤️

Dhealda Ainun


Talk about: #selfdevelopment #contentcreator #publicspeaking

Eni Irnawati


I'm Eni Irnawati who love to talk about books, digital marketing, and also content writing. Currently staying in Yogyakarta, Indonesia. Stay in touch with me on Instagram @eniirn. "Life needs a purpose to live life to the fullest"

Rating

This Blog

Support semangat penulis dengan memberikan komentar dan masukan plus komentarmu akan kami masukkan ke website ini dalam bentuk anonimus